Upwelling
Upwelling
merupakan fenomena oseanografi yang
melibatkan wind-driven motion yang kuat, dingin dan biasanya
membawa massa air yang kaya akan nutrien ke arah permukaan laut. Upwelling
adalah fenoma atau kejadian yang berkaitan dengan gerakan naiknya massa air laut. Gerakan
vertikal ini adalah bagian integrasi dari sirkulasi laut tetapi
ribuan sampai jutaan kali lebih kecil dari arushorizontal.
Gerakan vertikal ini terjadi akibat adanya stratifikasi densitas air laut karena
dengan penambahan kedalaman mengakibatkan suhu menurun dan densitas meningkat
yang menimbulkan energi untuk menggerakkan massa air secara vertikal. Laut juga
terstratifikasi oleh faktor lain, seperti kandungan nutrien yang semakin
meningkat seiring pertambahan kedalaman. Dengan demikian adanya gerakan massa
air vertikal akan menimbulkan efek yang signifikan terhadap kandungan nutrien
pada lapisan kedalaman tertentu.
Setidaknya
ada lima tipe upwelling yaitu coastal upwelling, large-scale
wind-driven upwelling in the ocean interior, upwelling associated with eddies,
topographically-associated upwelling, and broad-diffusive upwelling in the
ocean interior.
Coastal
Upwelling
Coastal upwelling adalah tipe yang paling banyak memiliki hubungan
dengan aktivitas manusia dan memberikan banyak pengaruh terhadapa produktivitas
perikanan di dunia, seperti ikan pelagis kecil (sardines, anchovies, dll.). Laut dalam
kaya akan nutrien termasuk nitrate and phosphate, yang merupakan hasil dari
dekomposisi materi organik (dead/detrital plankton) dari permukaan laut.
Ketika
sampai ke permukaan, nutrien tersebut digunakan oleh fitoplankton,
beserta CO2 terlarut dan dan energi cahaya matahari untuk
menghasilkan bahan organik melalui proses fotosintesis. Daerah Upwelling
memiliki produktivitas yang tinggi dibanding dengan wilayah lainnya. Hal ini
berkaitan dengan rantai makanan, karena fitoplankton berada
pada level dasar pada rantai makanan di laut. Daearah dari upwelling antara lain pantai Peru,
Chile, Laut arab, western South Africa,
eastern New Zealand, southeastern Brazil dan pantai
California.
Phytoplankton
-> Zooplankton -> Predatory zooplankton -> Filter feeders ->
Predatory fish
Karena ini
menjadi sebuah rantai makanan, ini berarti bahwa setiap spesies adalah spesies
kunci dalam zona upwelling. Bagian kunci dari oseanografi fisika
yang menimbulkan coastal upwellingadalah efek Coriolis yang
didorong oleh wind-driven yang derung diarahkan ke sebelah
kanan di belahan bumi utara dan ke arah kiri di belahan bumi selatan.
Equatorial Upwelling
Fenomena
yang sama terjadi di ekuator. Apapun lokasinya ini merupakan hasil dari
divergensi, massa air yang nutrien terangkat dari lapisan bawah dan hasilnya
ditandai oleh fakta bahwa pada daerah ekuator di pasifik memiliki konsentrasi fitoplankton yang
tinggi.
Southern Ocean Upwelling

Upwelling
dalam skala besar juga terjadi di Southern Ocean. Di sana, dipengaruhi angin
yang kuat dari barat dan timur yang bertiup mengelilingi Antarctika, yang
mengakibatkan perubahan yang signifikan terhadap aliran massa air yang menuju
ke utara. Sebenarnya tipe ini masih termasuk ke dalam coastal upwelling. Ketika
tidak ada daratan antara Amerika Selatan dengan Semenanjung Antartika, sejummah
massa air terangkat dari lapisan dalam. Dalam banyak pengamatan dan sintesis
model numerik, upwelling samudra bagian Selatan merupakan sarana utama untuk
mengaduk material lapisan dalam ke permukaan.Beberapa model sirkulasi laut menunjukkan
bahwa dalam skala luas upwelling terjadi di daerah tropis, karena didorong
tekanan air mengalir berkumpul ke arah lintang rendah dimana terdifusi dengan
lapisan hangat dari permukaan.
Tropical cyclone upwelling
Upwelling
juga bisa disebabkan oleh tropical cyclone yang melanda suatu
wilayah laut, biasanya apabila bertiup dengan kecepatannya kurang
dari 5 mph (8 km/h).
Artificial Upwelling
Upwelling
tipe jenis ini dihasilkan oleh perangkat yang menggunakan energi gelombang laut atau
konversi energi panas laut untuk memompa air ke permukaan. Perangkat
seperti telah dilakukan untuk memproduksi plankto.
Non-oceanic upwelling
Upwellings juga terjadi di lingkungan lainnya, seperti danau, magma dalam
mantel bumi. Biasanya akibat dari konveksi.
Referensi:
US Research project, NSF and Oregon State University
Tidak ada komentar:
Posting Komentar