Budidaya Rumput Laut dan Cara Pemakaian TON (Tambak
Organik Nusantara)
Dalam menjalankan budidaya rumput laut,
pertama yang harus diperhatikan adalah pemilihan lokasi budidaya. Sebaiknya
lokasi budidaya diusahakan di perairan yang tidak mengalami fluktuasi salinitas
(kadar garam) yang besar dan bebas dari pencemaran industri maupun rumah
tangga. Selain itu pemilihan lokasi juga harus mempertimbangkan aspek ekonomis
dan tenaga kerja.
Budidaya rumput laut dapat
dilakukan di areal pantai lepas maupun di tambak. Dalam pembahasan sekarang ini
kita akan menekankan pada budidaya di tambak. Hal ini mengingat peran TON yang
tidak efektif jika diperairan lepas (pantai). Untuk budidaya perairan lepas
dibedakan dalam beberapa metode, yaitu :
1. Metode Lepas Dasar
Dimana cara ini dikerjakan dengan mengikatkan bibit
rumput laut pada tali – tali yang dipatok secara berjajar – jajar di daerah
perairan laut dengan kedalaman antara 30 – 60 cm. Rumput laut ditanam di dasar
perairan.
2. Metode Rakit
Cara ini dikerjakan di perairan yang kedalamannya
lebih dari 60 cm. Dikerjakan dengan mengikat bibit rumput di tali – tali yang
diikatkan di patok – patok dalam posisi seperti melayang di tengah – tengah
kedalaman perairan.
3. Metode Tali Gantung
Jika dua metode di atas posisi bibit – bibit rumput
laut dalam posisi horizontal (mendatar), maka metode tali gantung ini
dilakukan dengan mengikatkan bibit – bibit rumput laut dalam posisi vertikal
(tegak lurus) pada tali – tali yang disusun berjajar. Pemakaian TON dengan
3 cara di atas hanya dapat dilakukan dengan sistem perendaman bibit. Karena
jika TONdiaplikasikan di perairan akan tidak efektif dan akan
banyak yang hilang oleh arus laut. Metode perendaman bibit dilakukan dengan
cara :
1. Larutkan TON dalam air laut yang ditempatkan dalam wadah .
1. Larutkan TON dalam air laut yang ditempatkan dalam wadah .
2. Untuk 1 liter air laut diberikan seperempat sendok
makan (5 – 10 gr) TON dan tambahkan 1 – 2 cc Hormonik.
3. Rendam selama 4 – 5 jam, dan bibit siap ditanam.
Pemakaian TON akan sangat efektif
jika diaplikasikan dalam budidaya rumput laut di tambak. Cara
budidaya di tambak ini dapat dilakukan dengan metode tebar. Caranya adalah
sebagai berikut :
1. Tambak harus dilengkapi saluran pemasukan dan pengeluaran.
2. Tambak dikeringkan dahulu.
3. Taburkan kapur agar pH-nya netral ( 0,5 – 2 ton per-hektar
tergantung kondisi keasaman lahan).
4. Diamkan selama 1 minggu.
4. Diamkan selama 1 minggu.
5. Aplikasikan TON, dengan dosis 1 – 5
botol per-hektar (untuk daerah – daerah yang tingkat pencemarannya tinggi,
dosisnya ditinggikan), dengan cara dilarutkan dengan air dahulu, kemudian
disebar secara merata di dasar tambak.
6. Diamkan 1 hari
7. Masukkan air sampai ketinggian 70 cm.
8. Tebarkan bibit
rumput laut yang sudah direndam dengan TON dan hormonik
seperti cara perendaman di atas. Dengan kepadatan 80 – 100 gram/m2.
9. Bila dasar tambak cukup keras, bibit dapat ditancapkan
seperti penanaman padi.
10. Tidak perlu ditambah pupuk makro.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar